Pasar Beringharjo: Pasar Tradisional Dengan Nuansa Tempo Dulu

Pasar Beringharjo
Advertisement

Apa yang ada dibenak anda saat mendengar pasar beringharjo? Mungkin sebuah pasar yang kumuh, hiruk pikuk dan berbau. Tentu semua atribut itu tidak ada pada pasar beringharjo kecuali suasana hiruk pikuk. Sebagai pasar terbesar di Yogyakarta sudah menjadi sesuatu yang wajar bila kita menemukan suasana ramai.

Sebagai tempat wisata Yogyakarta, pasar bringharjo tentu saja menawarkan banyak daya tarik. Lokasi pasar ini ada di kawasan Malioboro, yang posisinya sangat dekat dengan keraton. Hanya diperlukan waktu kurang lebih 15 menit untuk sampai ke keraton jogja dengan berjalan kaki dari beringharjo. Ini artinya anda bisa berkunjung ke tempat wisata terkanal lainnya saat berada di pasar bringharjo. Sampai saat ini, pasar bering harjo telah berusia 167 tahun. Waktu yang lebih lama bila dibandingkan dengan kemerdekan Indonesia. Usia pasar beringharjo yang sudah tua tentu menjadi nilai lebih dari pasar ini selain hadirnya aneka macam barang khas jogja seperti kain pantai, baju batik dan aksesoris antik.

Suasana Pasar Beringharjo

Pasar ini dibagi menjadi beberapa bagian. Di lantai satu, pengunjung bisa menemukan banyak toko yang menjual pakaian dan berbagai macan handicraft. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Pembelian dengan sistem grosis juga bisa dilakuakan di pasar beringjharjo. Tentu saja anda harus pandai-pandai menawar karena bila tidak, harga yang didapat akan lebih mahal. Di lantai dua, pengunjung bisa menemukan tempat kuliner dimana beraneka ragam masakan dari bakso sampai sate bisa dinikmati. Pada bagian lain, aneka macam barang bekas akan anda temui di pasar ini. tempat ini sangat ramai pengunjung karena bukan saja mereka yang datang bertujuan untuk membeli tapi juga menjual barang bekas seperti spion motor, baju bekas dan lain-lain. Posisi pasar beringharjo sendiri menghadap ke timur yaitu ke arah malioboro. Namun demikian, pasar ini juga memiliki pintu di sebelah barat yang bisa dicapai melalui jalan mataram. Di bagian depan pasar beringharjo, anda akan menemui banyak sekali warung emperan yang menawarkan bermacam-macam barang dagangan. Sebelum atau setelah berbelanja, munkin menjadi ide yang baik bila anda menyempatkan diri untuk mencicipi makanan yang ada seperti pecel dan sate telur puyuh.

Tak dipungkiri bahwa pasar beringharjo telah berdiri sejak lama, dan kabar baiknya adalah sisa sisa tempo dulu masih bisa kita saksikan. Contoh simpelnya adalah bentuk bangunan yang masih ada nuansa kolonial belanda. Sekilas memang tampak tak ada keistimewaan pada pasar ini. namun bila anda sudah masuk ke dalam, bisa dipastikan banyak hal unik yang belum pernah ditemui. Suasana medok jawa juga menjadi ciri khas kehidupan beringharjo yang akan menjadi sesuatu yang unik untuk dinikmati.

Untuk mencapai pasar beringharjo, tentu saja perjalanan bisa dimulai dari terminal giwangan bila anda berasal dari luar kota. Posisi pasar ini ada di sebelah barat terminal bus giwangan, kurang lebih berjarak 7 km. bila tidak mempunyai kendaraan bermotor, perjalanan bisa ditempuh dengan menggunakan trans jogja, bis umum milik pemerintah daerah yang sudah beroperasi kurang lebih 5 tahun. Gak usah bingung dengan posisi pasar bringharjo. Tanya saja daerah malioboro karena pasar ini memang termasuk komplek tempat wisata terkenal itu. Jangan lupa untuk membawa cukup uang karena banyak sekali barang barang bagus dan unik yang bisa dibeli untuk oleh-oleh.

Indonesia Explorer:

3 Photos of the Pasar Beringharjo: Pasar Tradisional Dengan Nuansa Tempo Dulu

pasar Beringharjo yang bersejarahPasar Beringharjo Pusat Perdagangan Batik JogjaPasar Beringharjo
Pasar Beringharjo: Pasar Tradisional Dengan Nuansa Tempo Dulu | Ismail | 4.5 | Tags :pasar beringharjo, pasar beringharjo yogyakarta,

Leave a Reply