Kota Tua Vigan Warisan Budaya Dunia

Calle Crisologo
Advertisement

Kota Tua Vigan masuk dalam daftar UNESCO untuk warisan budaya dunia. Vigan didirikan pada abad ke 16. Kota Tua Vigan merupakan contoh pelestarian paling baik untuk kota kolonial Spanyol yang direncanakan di Asia. Vigan menggabungkan arsitektur elemen budaya asli Filipina dengan elemen Cina dan Eropa yang menghasilkan budaya yang tidak ada duanya di Asia Tenggara maupun Asia Timur.

Kota Vigan dibangun dengan mengikuti aturan tata kota yang ditetapkan oleh kerajaan Spanyol. Jalanan dirancang dengan bentuk papan catur dengan sebuah alun alun di tengah kota. Sejak awal Vigan dibangun berbeda dengan kota jajahan Spanyol yang lain. Kota ini mempunyai dua buah alun-alun yaitu Plaza Salcedo dan Plaza Burgos.

Sejarah Kota Tua Vigan

Nama dari alun-alun tersebut sangat unik karena diambil dari nama tokoh-tokoh. Plaza Salcedo diambil dari nama penakluk dari Spanyol yaitu Juan de Salcedo dimana pada tahun 1572 dan telah mengalahkan penduduk asli disana lalu mendirikan kota baru. Sedangkan nama Plaza Burgos diambil dari nama seorang pendeta reformis yaitu Jose P. Burgos yang sudah dieksekusi penjajah Spanyol saat itu. Katedral dibangun di sudut pertemuan kedua plaza tersebut sebagai tanda perdamaian antara nama penakluk dan pembangkang.

 

Kota Vigan dibangun oleh bangsa Spanyol namun disana terlihat gabungan desain bangunan Cina dan bangsa asli Ilocano dengan desain arsitektur kolonial. Hal ini dikarenakan pedagang dari Cina sudah datang jauh sebelum kepulauan tersebut dijajah oleh bangsa Eropa. Bangsa Cina datang bukan untuk menjajah namun untuk berdagang dan akhirnya banyak yang memutuskan untuk menetap.

Sebelum Spanyol datang untuk menjajah Filipina, Vigan merupakan sebuah kota pelabuhan. Letak kota ini langsung berhadapan dengan laut cina selatan. Banyak pedagang yang datang untuk barter barang yang mereka dapat dari berbagai kerajaan di Asia dengan emas dan barang-barang dari penduduk asli yang tinggal di gunung sekitar. Awalnya orang cina memang datang untuk berdagang namun akhirnya menetap dan lahirlah keturunan mereka. Nenek moyang masyarakat Vigan adalah campuran antara spanyol dan Cina.

Indonesia Explorer:

2 Photos of the Kota Tua Vigan Warisan Budaya Dunia

Calle CrisologoKota Tua Vigan
Kota Tua Vigan Warisan Budaya Dunia | Ismail | 4.5 | Tags :Kota Tua Vigan, tempat wisata unik,

Leave a Reply